Archive for November, 2008


Psikologi Tanah Surga dan Misteri Manusia

Psikologi Tanah Surga dan Misteri Manusia

Selama ini kita yang berada di Indonesia, sejak revolusi setelah kemerdekaan, kita selalu mendengar slogan Revolusi belum selesai oleh Bung Karno.
Impian bung Karno memang melambung sangat tinggi bahkan terkesan sangat ambisius. Sebelum ada ide dan cita2 revolusi….dunia-pun telah membuat banyak ideologi
yang semuanya merupakan janji keadilan, kemakmuran, bahkan kenyamanan bagi rakyat. Namun saat ini sudah terbukti bahwa semua ideologi tersebut telah mengalami dialektika sehingga muncullah sintesis yang menjadi thesis thesis baru atau koreksi-koreksi.

Pada awalnya masyarakat purba adalah komunal…namun pada perkembangannya terjadi sistem kerajaan, dan mulai berkembang imperialisme internasional yang dimulai dari eropa. Bangsa eropa menyadari bahwa tanahnya sungguh tidak subur sehingga membutuhkan tanah baru untuk memperkaya negaranya. Daerah timur adalah daerah subur.

Indonesia
Indonesia adalah tanah yang sangat subur, benar-benar subur, sampai terjadi anekdot batu dilempar jadi tanaman, atau jikalau anda memakan buah apel dan melempar bijinya ke tanah maka akan tumbuh pohon apel. Begitu suburnya geografis Indonesia sehingga memudahkan rakyatnya hidup secara mudah. Kemudahan-kemudahan yang didapatkan membuat rakyatnya mudah saling membantu.

Dalam ilmu agama…telah diajarkan adanya surga…namun orang hanya mengira itu di langit ke 7, orang tidak akan tahu berada di surga sebelum berada di neraka…dan kalau ada politisi Indonesia menjanjikan tanah surga…boleh saya bilang itu politisi buta…
Manusia sering terjebak tidak akan pernah tahu bahwa dirinya telah menginjak surga, begitupun dengan rakyat Indonesia. Indonesia adalah surga…namun karena memang orang yang berada di surga tidak akan pernah tahu bahwa dirinya telah sampai di surga maka dia mencari imajinasi2 surga yang lain. Hal ini hanya akan memperparah keadaan.

Bukti bahwa Indonesia adalah Surga adalah Belanda datang dan benar2 menganggap Indonesia sebagai surga baru. Orang2 belanda hanya takut pada Ratu Belanda, sehingga ketika berada di Indonesia yang jauh dari Belanda adalah merupakan surga baru bagi mereka. Mereka menghisap kekayaan Indonesia, berpesta pora, dan jauh dari kontrol ratu Belanda…maka benar-benar telah menjadi surgalah Indonesia kita tercinta.

Geografis Indonesia yang seperti surga dengan segala kemudahannya tentunya membuat penduduknya malas. Selain itu Anda pasti ingat pelajaran agama bahwa surga hanya diisi oleh orang2 baik….dan memang benarlah demikian bahwa orang-orang Indonesia relative baik hati karena memang hidup menghirup oksigen surga dan air dari surga. Di sisi lain hukum alam selalu berkontradiksi…karena Indonesia surga maka selain banyak orang baik yang hidup di tanah surga ini…maka sifat kurawa-nya otomatis juga sangat ganas…karena rakus dengan apa yang ada yang didapatkan begitu mudah…dan cenderung mudah dimaafkan oleh penghuni2 sorga lainnya. Untuk itu ketika saya harus menjawab bagaimana nanti korupsi di Indonesia itu bisa membaik dan mendekati tuntas? Maka jawaban saya adalah kalau tanah surga ini sudah akan mendekati berubah menjadi neraka. Hukum dialektika memang sangat logis untuk merubah keadaan. Saya mempunyai analogi bisnis begini…jika rasio profit perusahaan Anda masih besar..maka sopir pribadi anda korupsi bensin akan mudah anda maafkan, namun kalau ratio profit perusahaan anda sudah kecil, maka sopir pribadi anda korupsi uang bensin kecil bisa langsung Anda pecat.

Orang2 Indonesia cenderung baik hati dan lebih menggunakan hati..hal ini tidak terlepas dari psikologi tanah surga. Untuk itu marilah sebentar terbang ke negara USSR. Disana musim sangat extreme, di tanah air Alexandra Kuznetsova puteri tercinta saya…suhu dingin bisa mencapai -25 dan panas bisa mencapai 30. Mertua saya Yastrebova Maria…menanam tomat 6 bulan dan menimbun makanan untuk mengatasi krisis makanan 6 bulan berikutnya. Dari psikologi kesukaran hidup ini maka rakyat russia lebih pandai managable dan lebih menggunakan akal untuk bertahan hidup karena begitu kesulitannya untuk bertahan hidup.Selain itu doktrin komunisme Karl Marx dan Lenin juga masih kuat bahwa penggunaan akal mutlak diperlukan untuk membangun masyarakat super USSR.

Pada dasarnya semua manusia mempunyai tujuan yang sama, yaitu mencari kenyamanan. Semula saya kira bahwa kenyamanan adalah lebih menggunakan hati dan hidup seperti pancasila….namun pada faktanya istri saya Diana Kuznetsova merasa nyaman tetap mengagungkan pikiran..meski saya lihat seperti robot. Kenyamanan adalah relative. Di Indonesia wajar berkembang kepercayaan Tuhan yang tinggi demi kenyamanan karena semuanya mudah diperoleh, namun di Russia kenyamanan adalah berpikir seperti robot…benar-benar seperti bumi dan langit

Untuk menjadi orang hebat…orang harus bisa meninggalkan kenyamanannya / comfort zone atau mencintai hal yang tidak dicintai. Ketika kita bisa mencintai hal yg sebelumnya tidak bisa kita cintai….maka kita akan mendapatkan keajaiban mampu melakukan semua hal.

Hidup benar2 relativitas…tidak sama…semua manusia punya memory otak yang berbeda-beda sehingga kenyamanannya pun berbeda-beda. Untuk itu kita patut bersyukur dan memanfaatkan potensi diri kita semaksimal mungkin…dan juga meningat filosofi bahwa sebenarnya kita telah berada di surga dan di titik keseimbangan diri kita sendir, karena kalau kita tidak berada di titik keseimbangan maka kita sebenarnya telah mati.

Apa yang muncul dari diri kita…sangat bias..bisa spirit, ego, atau nafsu….untuk mengetahui spirit adalah ketika kita telah berada di titik nol dan pasrah…dan mengakui bahwa apa yang kita maui tidak terwujud….itulah hukum alam yang telah mencampuri urusan kita.

Banyak orang flashback mencari tuntunan dari masa lalu tanpa menyadari bahwa dunia telah berubah demikian dahsyat. Memang hakekat tidak pernah berubah, namun sebenarnya apa yg ada saat ini adalah anugrah terbesar…untuk itu akan lebih bijaksana menatap masa depan….mengikuti hukum alam perubahan…dan adaptable terhadap perubahan perubahan yang terjadi dengan tetap memegang rasa syukur. Kita tidak memerlukan tuntunan apapun untuk itu,mekanisme sistem manusia sudah sangat canggih untuk mengantisipasi perubahan secara otomatis.

Masa lalu adalah history, masa depan adalah ilusi..yang exist adalah masa kini…dan berbahagialah untuk masa kini.

- Saat ini semua manusia sudah berada di titik keseimbangan masing2
- Berpikir adalah kodrat, maka harus digunakan sebaik-baiknya.
- Tidak perlu mencari kitab masa lalu, tapi buatlah kitab bagi diri sendiri untuk masa depan / membuat belief system bagi masa depan
- Solusi kegagalan menyadari bahwa apa yang tidak kita kehendaki terjadi adalah karena alam yang menginginkan.
- Apa yang kita lakukan adalah yang terbaik dan yang paling benar
- Manusia sudah mempunyai sistem otomatisasi sendiri dalam menyikapi perubahan2 dan juga mempunyai sistem otomatisasi sendiri untuk membuang psikologi energy negative-nya
- Tujuan manusia pada dasarnya kenyamanan dan kenyamanan sendiri relative sesuai karakter, tidak bisa dipaksakan

Tengah dan Kotak

Tengah itu menjadi kontradiksi kanan dan kiri
ekstase tidak harus ditengah, ekstase bisa dikanan dan dikiri,ekstase bisa di beta dan gamma frekuensi

manusia mencintai ketidaktahuannya untuk tahu, karena ketidaktahuan itu gaya tarik
yang menimbulkan energi (ingin tahu adalah energi kehidupan)

mengetahui adalah mengkotakkan, padahal manusia sesungguhnya mencintai lingkaran yang kotak

Bagaimana aku tahu di tengah kalau aku tidak kekanan dan kekiri???

Semakin aku tahu tengah, semakin aku tidak pernah bisa berada di tengah…

Tidak berpikir adalah berpikir mengggunakan instrumen lain…

Spirit selalu meledak menstransmit energy…itulah kehidupan….semuanya sudah otomatis berjalan apa adanya…

Yang hidup itu adalah mati, yang mati itu adalah hidup…