Pintar dan Bodoh (percakapan dengan anak kecil)
Percakapan dengan keponakanku Irsyad
Hari ini kakakku datang dari Jakarta untuk liburan. Anaknya ikut, dan yang paling bandel dan konon mirip dan mewarisi-ku adalah Irsyad,
anak ini sama2 berzodiac leo dan bershio macan, ibunya selalu men-suggesti bahwa Om-nya paling kecil 5 tahun sudah lancar membaca dan menulis.
Maka aku segera test kecerdasannya. Irsyad di sekolah juga banyak berulah yang aneh2, umurnya 10 tahun saat ini.
Aku: Irsyad, menurutmu apa yg menjadi kelemahan mamamu?
Irsyad: Mama gendut, sehingga kelihatan lebih jelek, selain itu kukunya sering sakit.
Aku: Menurutmu mama-mu itu goblok atau pinter?
Irsyad: Mama bodoh karena sering lupa2 naruh sesuatu, dan nggak bisa pake komputer.
Aku: Kalau papamu?
Irsyad: Papa pinter karena sekolah di Amerika.
Aku: Lalu kamu bagaimana kalau tidak bisa sekolah di Amerika.
Irsyad: Aku dilahirkan Ibu bukan bapak.
Aku: Coba sini…(aku ajak dia ke cermin)…lihat mukamu seperti siapa?
Irsyad: Seperti bapak.
Aku: So kamu harus bagaimana?
Irsyad: Diam tidak menjawab
dalam hati…aku juga ngerti anak ini kritis pikirannya.