Aku berteriak keras dari dalam kuburku
Aku berteriak keras dari dalam kuburku
Ketika banjir berada di tengah masyarakat kita
Ketika korupsi berada di tengah masyarakat kita
Ketika kapal tenggelam berada di tengah masyarakat kita
ketika korban kemanusiaan sering terjadi di tengah masyarakat kita
ketika kesialan selalu menghampiri masyarakat kita
dan itu dianggapnya takdir
maka masyarakat yang demikian itu adalah masyarakat yang belum merdeka
Merdeka artinya pengelolaan diri
Merdeka artinya kemauan diri
Merdeka artinya berdiri sendiri
Merdeka artinya kesadaran diri
Merdeka artinya tidak menunggu bantuan orang lain
Tahun 1900, seorang anak kecil dari desa terpencil di Pandan Gadang mendapat cerita dari orang tuanya bahwa ada suatu kolam dimana kalau mahrib telah tiba dan kamu bermain di kolam itu maka kamu akan kerasukan Jin. Pada faktanya memang demikian bahwa siapa yang bermain di kolam itu lewat tengah mahrib maka dalam 2-3 hari kedepan badannya terasa panas. Baru setelah berada di Haarlem Belanda seorang cerdas itu mengetahui mengapa ketika anak-anak bermain dikolam itu badannya terasa panas. Baru diketahuinya bahwa di kolam itu banyak nyamuk yang bisa membuat sakit malaria.
Seorang cerdas itu mengetahui bahwa nasib dirinya ditentukan oleh dirinya sendiri
Seorang cerdas itu mengetahui bahwa nasib bangsanya hanya bisa ditentukan oleh rakyatnya sendiri.
Seorang cerdas itu mengetahui bahwa segala sesuatunya berasal dari ide ide sendiri. Tidak menggantungkan pada yang lain, apalagi yang ghaib.
Bencana, korupsi, kapal tenggelam bukanlah karena kehendak alam. Janganlah disalahkan alam kalau kamu tidak mampu berpikir untuk mencegahnya. Jepang mampu mendeteksi gempa dan Tsunami. Jepang jauh lebih sering terkena dampak gempa daripada Indonesia. Namun orang jepang tidak menyerahkan nasib dan alamnya pada suatu kekuatan absolut yang ghaib. Ketidakberdayaan diri dalam berpikir lalu jangan kambinghitamkan kehendak alam atau kehendak ghaib. Yang demikianlah itu yang membuat rakyat tidak berdaya. Yang demikianlah itu yang membuat rakyat menunggu pertolongan ghaib. Yang demikianlah itu yang membuat rakyat menunggu satria piningit.
Korupsi adalah budaya warisan kolonial. Wabah korupsi bukanlah takdir kekayaan Indonesia untuk dibuat bancakan. Wabah korupsi terjadi karena budaya kolonial yang tidak mampu dicegah oleh rakyat sendiri untuk terjadi.
Kapal tenggelam dan beberapa orang mati bukanlah kehendak alam. Kapal tenggelam dan beberapa orang mati bukanlah takdir. Kejadian itu karena ketidakmampuan pikir untuk analisa keselamatan kapal, keadaan cuaca dan parameter-parameter lain yang harus dimasukan untuk sistem berpikir.
Sudah berkali-kali kesalahan dibuat dan sudah berkali-kali kesialan diterima namun tetap saja terjadi. Hal itu terjadi karena MINDSET rakyat Indonesia telah error, telah dijajah mahluk ghaib, telah diserahkan nasibnya pada yang ghaib yang mengatur dirinya dan tidak jelas entah berada dimana. Lepas dari penjajahan Belanda belum berarti terbebas dari penjajahan. Lepas dari penjajahan Jepang belum berarti lepas dari penjajahan. Masih banyak penjajahan-penjajahan lain, dan yang paling sulit diketahui adalah penjajahan yang bersifat ghaib. Karena itu ghaib maka sulit diketahui, karena itu berada dalam otak pikiran maka susah dilihat oleh mata, namun itu bisa diketahui dari apa yang terjadi pada diri. Itu bisa dilihat dari apa yang terjadi pada nasib bangsa. Tanah subur, minyak dimana mana, gas dan emas bertebaran, namun tetap miskin, dan tidak ada penjajah real yang menjajah, lalu siapa lagi yang menjajah kalau bukan pikiran dari manusia manusia Indonesia itu sendiri.
Kalau saja kamu masih menunggu satria piningit
Kalau saja kamu masih mempercayakan alur hidupmu kepada sosok ghaib
kalau saja kamu belum mempercayakan pengelolaan dirimu pada diri sendiri
maka
kamu belum merdeka
Seorang cerdas dari desa kecil Pandan Gadang yang pernah menjelajahi Trans Siberia,dari Eropa timur sampai China mengatakan Merdekalah 100 persen. Aku akan berteriak keras dari kuburku melalui pikiran orang-orang yang revolusioner.
Penghormatan untuk Ibrahim datuk Tan Malaka.