Aku adalah sebuah komputer
Aku adalah sebuah komputer
Aku adalah sebuah komputer kosong. Aku tidak bisa berpikir sama sekali karena kosong. Aku tidak bisa apa-apa sehingga hanya bisa nyala diam dan menunggu.
Aku punya cpu, memory dan harddisk
Demikian juga aku tersambung oleh keyboard dan layar monitor untuk device input dan output
Aku dibeli oleh seseorang tanpa sistem operasi, sehingga aku tidak bisa bekerja, karena tidak diinstal apapun
Lalu orang itu menginstalku dengan Windows 3.1
Aku baru bisa membantu orang yang menginstalku setelah harddisku diintal system operasi windows 3.1
Setelah sekian lama ternyata aku tidak bisa membantu orang itu yang menjadi tuanku lebih banyak karena keterbatasanku dengan operating system windows 3.1
Orang itu lalu menginstalku lagi dengan Windows versi baru yaitu Windows 95.
Beberapa lama kemudian aku diinstal aplikasi2 lainnya semacam corel draw, microsoft office, dan browser opera
Aplikasi-aplikasi itu digunakan orang yang menginstalku untuk membantu bekerjanya yang lebih specific, corel draw yang dinstal di memory dan harddisku digunakan untuk menggambar, microsoft office digunakan untuk memudahkan dia menulis, dan opera digunakan untuk membantu orang yang menginstalku menjelajahi internet
Setelah beberapa lama, orang yang menggunakanku bosan lagi sehingga mengganti apa yang ada di harddiskku diupgrade lagi menjadi Windows 2008, selain itu orang itu tidak ingin hanya menggunakan satu system operasi saja, sehingga aku juga diinstal dengan Linux RedHat.
Kadang2 orang yang menggunakanku mengaktifkan system Linux RedHat yang ada di harddisku, dan kadang2 dia memilih mengaktifkan Windows 2008.
Kadang2 orang yang menggunakanku menggunakan Microsoft Office untuk membantunya mengerjakan tugas yang lebih specific yaitu kegiatan menulis, tapi itu hanya bisa terjadi ketika orang yang menggunakanku mengaktifkan system operasi Windows 2008, tapi kadang-kadang orang yang menggunakanku lebih menyukai mengerjakan tugas yang specific untuk menulis menggunakan OpenOffice, tapi OpenOffice hanya bisa kujalankan kalau orang yang menggunakanku mengaktifkan sistem operasi Linux RedHat.
Begitulah nasibku, semula nasibku adalah hanyalah komputer yang kosong, yang diinstal oleh tuanku suatu system operasi dan aplikasinya, dan aku hanya mengerjakan tugas2 untuk membantu orang yang memilikiku sesuai sistem operasi dan aplikasi yang dia installkan kepadaku. Semula nasibku adalah komputer kosong yang tidak bisa berpikir, aku baru bisa berpikir dengan sistem windows ketika tuanku memilih operating system windows ketika menghidupkanku, dan aku baru bisa berpikir dengan sistem linux ketika tuanku memilih operating system Linux ketika menghidupkanku. Sebelum aku diinstal sistem operasi dan aplikasi yang bisa banyak membantu pekerjaan tuanku, aku adalah komputer kosong yang menunggu untuk diinstal system operasi apa dan tidak bisa mengerjakan tugas-tugas apapun.
Suatu saat nasibku berubah lagi karena tuntutan pekerjaan tuanku, sehingga dia belikan aku tambahan memory dan harddisk serta mengganti cpu agar hanya aku mengerjakan tugas lebih cepat saja sesuai kebutuhannya.
13 maret 2009
May 26th, 2009 at 10:11 am
Ini serupa dengan cara kerja otak kiri dan kanan, namun
saya masih belum melihat potensi dari alam bawah sadarnya.
Karena setahu saya alam bawah sadar bukan hanya software
namun ia juga dapat menjadi alat kinetik.
But, saya tetap salut dengan ilustrasi ini.
Tetaplah berkarya.